Being alone isnt a bad thing.
Sendiri disini lebih kearah dimana lo tidak ingin merepotkan banyak orang lain dengan semua ocehan ga pentingmu dan mulai fokus pada hal hal yang memang penting buat dirimu sendiri, hampir atau mungkin semua orang yang di sekitarmu sebenernya merasa risih dengan semua tingkah laku kita, tetapi mereka lebih senang untuk berdiam dan memberi banyak kebohongan kebohongan kecil kepada kita sehingga kita menganggap bahwa sebenernya mereka ga masalah dengan sikap kita, but the fact isnt to be like that. Mereka sebenernya muak dengan sikap kita dan saya sendiri sudah cukup untuk percaya pada kebohongan yg banyak orang sampaikan tentang kehidupan ini.
Come on, im not stupid to be like that. Mungkin waktu kalian mengatakan tentang kebohongan kecil yg berarti baik atau yg biasa disebut dengan white lies, mungkin awalnya aku akan percaya, tapi sebenarnya aku hanya ingin mendengarkan fakta yg ada, terlepas itu baik ataupun buruk.
Sebenernya gue ga masalah dengan yg namanya white lies, semua berhak berbohong, emang dasarnya kita sendiri dilahirkan dengan kebohongan kebohongan kecil. Kita ambil contoh saja dari cerita santa claus, atau mungkin mitos kalo main sewaktu maghrib bakal diculik setan. Ya dari cerita cerita disitu mungkin kita diajarkan tentang bagaimana imajinasi tentang "santa claus" itu ada atau mungkin menyuruh anaknya biar tetep di rumah selama menjelang supaya orang tuanya ga kerepotan. Tapi yang disayangkan disini kenapa orang harus berbohong dulu untuk menjelaskan sesuatu? Bukankah kita diajarkan dalam ajaran kita untuk selalu jujur, tetapi kenapa kita bertingkah sebaliknya? Yah mungkin ini masih misteri dan kalian punya alasan masing masing untuk berbohong.
Alasan sendiri yang lain buat gue mungkin karna gue merasa punya "dunia" sendiri. Entah kenapa gue selalu merasa aneh di tempat keramaian. It doesnt mean gue ga suka ke tempat rame seperti dugem, konser atau apapun itu, gue cuma benci posisi dimana gue berada di tempat yang dimana gue ngerasa beda banget. Ambil contoh aja, gue lebih prefer dateng ke tempat pameran buku yang dimana penulisnya ada penulis favorit gue atau ke kafe yang ada stand up comedynya daripada mengerjakan sesuatu meskipun bayarannya cukup menggiurkan tapi kita ga nyaman di posisi itu. Yah mungkin gue termasuk picik kali dalam menentukan pilihan, tapi gue lebih pilih untuk bahagia for myself daripada mencari uang.
Begitu banyak orang yang ada di dunia ini mau menyisihkan uang demi kebahagiaan, sedangkan hanya sedikit orang yang mau menyisihkan kebahagiaannya demi uang.
Thats perspective change everything right? I choose myself to do what i love, not love what i do. So? Its okay being alone, asalkan gue bahagia, daripada gue punya banyak uang tapi ga bisa menemukan kebahagiaan itu apa.
Ok, it doesnt mean gue ga suka uang ya, semua orang suka uang, bahkan ada juga yg tujuan hidupnya demi uang, dan itu tidak salah, semua punya alasannya masing2. Cuma gue lebih bahagia kalo gue bisa menikmati hidup gue dengan kejujuran dan kebahagiaan kebahagiaan kecil dengan orang yg gue sayang daripada harus meninggalkan mereka demi secarik uang.






